Minggu, 07 Juli 2019

Sema Fisip Sukses Menyelenggarakan Kegiatan Turnamen Futsal Tingkat Mahasiswa Se-Sulsel


Palopo 07/07/2019 Turnamen Futsal yang di gelar Sema Fisip Unanda yang bertajuk “SEMA FISIP FUTSAL COMPETITION 2019” Yang dihelat di Mangga Dua Center Palopo mulai tanggal 06-07 Juli 2019 berakhir dengan memenangkan tim yang luar biasa.

Dalam Semi final yang di gelar pada tanggal 07/07/2019 pukul 20.00 WITA. Dua tim yang bertanding untuk merebutkan juara 1 adalah Ratna FC Luwu Timur melawan tim bernama Ustas Cilik. Dalam pertandingan tersebut Ratna FC Luwu Timur berhasil memasukan bola ke gawang lawan sebanyak 4 kali, sedangkan Ustas Cilik memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak dua kali. Jadi, tim Ratna FC Luwu Timur berhasil memenangkan pertandingan Futsal Competition ini dan keluar sebagai Juara.

“Dalam pertandingan ini tim yang bermain sama-sama hebat nya, jadi pertandingan yang berlangsung cukup menegangkan bagi pemain maupun penonton itu sendiri, hingga penonton sangat antusias mendukung masing-masing tim yang sedang bertanding dalam semi final merebutkan juara satu ini” ucap Akbar salah satu penonton.

Ketua Sema Fisip Unanda Evayanti juga menuturkan, “bahwa turnamen ini semoga saja kedepannya tetap dilakukan pada tahun-tahun berikutnya, agar Senat Mahasiswa  Unanda khusunya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andi Djemma Palopo dapat dikenal lagi dikalangan luas mahasiswa di luar kota Palopo atau bahkan di luar Provinsi Sulawesi Selatan”.

Adibo selaku mantan Ketua Senat periode sebelumnya yang juga sempat mengadakan kegiatan futsal seperti ini sangat mengapresiasi kegiatan ini “saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, bukan hanya pengurus dan panitianya yang selalu bersemangat demi kelancaran kegiatan ini tapi juga seluruh tim yang ikut berlaga patut di apresiasi karena telah menjujung tinggi sportivitas dalam bertanding sehingga kegiatan yang sudah ke 3 kalinya ini dapat berlangsung secara aman dan tanpa kendala”.

Juara-juara dalam turnament ini adalah, juara 1 di menangkan oleh tim Ratna FC Luwu Timur, juara ke 2 di menangkan oleh tim Ustas Cilik, juara 3 bersama di menangkan oleh tim Germapa FC dan Milanisty Pare-pare, bukan hanya itu Panitia turnamen juga menyiapkan juara Top Score yang dimenangkan oleh saudara Bimantoro nomor punggung 8 dari tim Ratna FC Luwu Timur dengan total score gol 20.

Hasir selaku Ketua Panitia mengucapkan “Terima kasih untuk seluruh tim yang telah bertanding dalam turnamen futsal ini yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, semoga kegiatan ini memberi manfaat bagi kita semua”.

juara 1 Ratna FC Luwu Timur

juara 2 Ustas Cilik 

juara 3 bersama Germapa FC dan Milanisty Pare-pare

TOP Score Bimantoro no.punggung 8 pemain dari Ratna FC Luwu Timur 

Kamis, 14 Maret 2019

Sema Fisip Unanda Adakan Pelatihan Jurnalistik




Palopo- Kamis, 14/03/2019 Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andi Djemma Palopo (SEMA FISIP UNANDA) menggelar kegiatan Pelatihan Jurnalistik di Aula Kampus 1 lantai 2 Universitas Andi Djemma.

Pelatihan Jurnalistik ini diberi tema “Mengembangkan Jiwa Mahasiswa yang Kreatif, Inovatif dan Terampil Dalam Bidang Jurnalis”. Ketua Sema Fisip, Evayanti mengatakan bahwa “Tujuan di adakan kegiatan Pelatihan Jurnalis ini adalah guna memberikan motivasi dan wawasan dalam hal kejurnalistikan, sehingga diharapkan mahasiswa dapat menuangkan ide kreatif kedalam  tulisan”.

Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, sebenarnya kegiatan ini hanya di perkhususkan untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, hanya saja ada beberapa mahasiswa dari Fakultas lain yang ingin mengikuti latihan ini, jadi Panitia pelaksana kegiatan ini mengizinkan pengikut sertaan Mahasiswa dari Fakultas lain.

Kegiatan ini diselenggarakan guna menambah pengetahuan yang tidak didapatkan di pendidikan formal kampus namun itu didapatkan pada kegiatan Pelatihan Jurnalis ini . Tujuan dari pada diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memberi wawasan mengenai kejurnalistikkan kepada mahasiswa.


“Saya kira kegiatan Pelatihan Jurnalis ini patut untuk kita apresiasi untuk Pengurus Senat, karena hal ini merupakan hal-hal yang bernilai positif bagi Himpunan serta Mahasiswa maupun bagi Fakultas”. Ucap Ibu Darma selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Pada kesempatan lain Wakil Rektor III Universitas Andi Djemma Palopo sangat mengapresiasi panitia yang menyelenggarakan kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi mahasiswa, “Pelatihan Jurnalistik ini sangat dibutuhkan,karena perkembangan tekhnologi ini dibutuhkan jurnalistik yang mumpuni untuk mengembangkan namanya inovasi-inovasi”. Ucap Wakil Rektor III









Demokrasi dan Arogansi Kampus




Cobalah anda mengetik kata skorsing atau drop out di mesin pencari anda, maka akan muncul banyak berita tentang mahasiswa yang terkena drop out maupun skorsing dari kampusnya.

Jika melihat data yang dikeluarkan oleh Kemenristekdikti dalam buku statistik pendidikan tinggi tahun 
2016 hingga 2018 memperlihatkan ada 195. 176 mahasiswa dari berbagai kampus swasta maupun negeri yang terkena DO maupun SKORSING.

Salah satu penyebab Skorsing atau Drop out  yang menimpa mahasiswa yakni melakukan kritik atas kebijakan kampusnya.

Kampus yang sedianya menjadi ruang demokratis menjadi wilayah pembangunan karakter dan moralitas manusia justru jauh dari harapan, para elite birokrasi kampus seketika mengubah wajah pendidikan menjadi antagonis dan arogan, kritik dibungkam dengan senjata DO dan skorsing.

Kampus dengan pejabat-pejabatnya menjadi bangunan angkuh yang anti kritik dan menjadi pelaku penindas disamping pelaku komersialisasi.

Kritik-kritik yang dilakukan mahasiswa bukannya disambut dengan perbaikan justru dijawab dengan represif oleh kampus.

Kasus yang paling anyar adalah kasus yang baru - baru ini menimpah beberapa mahasiswa di fakultas ekonomi UNIVERSITAS ANDI DJEMMA PALOPO.

Mereka  diskorsing karena kerap melakukan advokasi serta melakukan kritik terhadap kampus. 

Mengapa kampus begitu mudah melakukan DO atau skorsing sebab tidak adanya perlindungan hukum bagi mahasiswa.

pemberian sanksi berupa skorsing bagi mahasiswa menjadi otonomi sepenuhnya dikuasai kampus.

Disisi lain Undang-Undang no 12 Tahun 
2012 tentang Pendidikan Tinggi tidak mengatur masalah DO atau skorsing mahasiswa

Sedangkan pada Permenristekdikti no. 44 tahun 
2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi hanya mengatur batas masa studi.

Otonomi yang dimiliki kampus menjadikan kampus memiliki kuasa untuk menentukan nasib mahasiswanya.

Kampus mendapat otonomi tidak hanya otonomi keilmuan namun juga otonomi untuk mengatur mahasiswa dan dosen sesuai yang diinginkan kampus.

Pemangku kebijakan Kampus menjadi hakim, jaksa, sekaligus algojo dalam melaksanakan kebijakannya. Kalau kita ambil contoh, Kasus skorsing yang menimpa mahasiswa fakultas ekonomi UNANDA pada januari 
2019, diberikan secara sewenang-wenang tanpa ada kesempatan untuk membela diri.

Kampus menjadi penentu mana yang benar atau salah, kritik dianggap dosa dan pelakunya adalah lalat pengganggu yang harus cepat-cepat dipukul.

Tentu fenomena tersebut adalah suatu hal yang merampas HAK mereka sebagai warga negara dalam mendapatkan pendidikan. Apalagi jika alasannya hanya persoalan melakukan kritik.

Bukannya kita hidup dalam negara yang menjunjung nilai demokrasi..? Lalu mengapa masih ada algojo - algojo yg menggunakan kekuasan untuk membrangus demokrasi itu sendiri. ( tepok jidat )

Bukankah tujuan dalam pembukaan (preambule) konstitusi kita ini telah menjabarkan bahwa setiap individu warga negara Indonesia dapat menempuh pendidikan hingga tuntas.

Keputusan skorsing yang hanya membutuhkan persetujuan dari pihak pejabat kampus dengan alasan “melanggar peraturan kampus” tentu adalah suatu perspektif yang mengandung prinsif otoritarian.

Mahasiswa sebagai stakeholder kampus dan pemeran utama dalam pendidikan di geser kedudukannya menjadi objek yang bisa dilempar sana-sini.

Ketiadaan sistem yang demokratis dan melibatkan mahasiswa dalam pengambilan keputusan di kampus menjadikan mahasiswa hanya sebagai robot dengan papan kendali di tangan pejabat kampus.

patuh atau punah adalah kepastian, Kampus yang menjunjung pemikiran kritis dan terbuka tidak berlaku ketika berhadapan dengan pejabat kampus.

skorsing menjadikan mahasiswa tercerabut haknya atas pendidikan. Padahal memastikan setiap warga negara mendapat pendidikan adalah amanat konstitusi.

Mengahiri tulisan ini, penulis ingin mengutip kata AHMAD SYAFI'I MA'RIF
( agar kita tidak berkabung menghadapi kondisi umat yang masih tertatih - tatih ini, mari kita optimis dan percaya bahwa matahari akan tetap bersinar dalam waktu lama. Siapa tahu generasi mendatang akan lebih baik dan unggul dalam hal moral, intelektual dan amal di bandingkan kita ) maka sebaiknya jangan ada skorsing wahahai ibu / bapak yang terhormat.

BY : A Z L ( Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Semester II Universitas Andi Djemma Palopo )

Kamis, 10 Januari 2019

Evayanti : Sema Fisip Harus Jadi Kader yang Berkualitas




Palopo- jumat, 11/01/2019 Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andi Djemma Palopo (SEMA FISIP UNANDA) menggelar Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) di Aula Kampus 1 lantai 2 Universitas Andi Djemma.

LKM ini diberi tema “Menumbuhkan Jiwa Pemimpin Yang Berkarakter, Disiplin Dan Bertanggung Jawab Terhadap Lembaga”. Ketua Sema Fisip, Evayanti mengatakan bahwa “LKM ini wajib kita lakukan setiap tahun guna meningkatkan kader yang berkualitas, kepemimpinan khususnya di lembaga Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik”.

Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mulai dari angkatan 2016 hingga 2018 yang dilaksanakan mulai 11-13 Januari 2019.

Kegiatan ini diselenggarakan guna menambah pengetahuan yang tidak didapatkan di kampus namun itu didapatkan pada kegiatan LKM ini. Tujuan dari pada diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk membekali para pengurus baru/calon pengurus Organisasi Mahasiswa dalam menjalankan Organisasi kedepannya.


“Setelah mengikuti LKM ini semoga pengetahuan peserta dapat bertambah dan dapat mengimplementasikan pengetahuan apa yang didapat dari Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM), serta bagaimana karakter untuk menjadi pemimpin, sekurang-kurangnya itu menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri”. Ucap Wakil Rektor 3 Universitas Andi Djemma Palopo.

Pada kesempatan lain Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang akrab disapa Ibu Darma sangat mengapresiasi panitia yang menyelenggarakan kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi mahasiswa, “Diharapkan bagi peserta yang mengikuti LKM dapat menerapkan ilmu yang telah didapatkan dari proses LKM nanti untuk selanjutnya diterapkan di kampus”. Ucap Ibu Darma.





Minggu, 11 Maret 2018

Kapolres Kota Palopo, Sambangi Turnamen Futsal Sema Fisip Unanda

Hari kedua turnament futsal bertajuk Sema Fisip Futsal Competition 2018,  pada hari minggu 11 maret 2017. Akbp Taswin, S.IK.,MH.  Sambangi lokasi pertandingan di lapangan mangga dua center.





Dalam kesempatan tersebut,  ia memberikan arahan kepada seluruh panitia serta sporter yang memadati lokasi pertandingan. Agar bisa bekerja sama untuk tidak melakukan tindakan - tindakan yang mampu memicu perseteruan.

Akbp Taswin (kapolres kota palopo) juga  mengatakan sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan - kegiatan seperti ini.

Dengan adanya kompetisi seperti ini maka pelajar serta pemuda kita khususnya yang ada di luwu raya,  punya wadah untuk berexpresi serta menyalurkan bakat.  Ujarnya

Ia juga berharap agar pelajar - pelajar yang mempunyai bakat di bidang futsal, selanjutnya bisa di bina sehingga mampu berkompetisi di tingkat nasional. Tutur pak taswin.(*Arfn)

Sabtu, 10 Maret 2018

Hari Pertama Kompetisi, Ratusan Pelajar Padati Lapangan Futsal Mangga Dua Center


Palopo(10/03)–Diluar dugaan hari pertama turnamen futsal bertajuk SEMA FISIP FUTSAL COMPETITION 2018, peserta dan supporter memadati lapangan futsal mangga dua center tim yang mendaftar kejuaraan futsal sangat antusias. Ada 60 tim yang berasal dari pelajar SMA/Sederajat se-Luwu Raya.

“Kami tidak menduga pesertanya membludak, padahal persiapan terbatas dengan waktu yang mepet. Tapi Alhamdulillah berkat kerja keras panitia. Di hari pertama penyelenggaraan berjalan lancar,” ujar Guntur Arj, Sabtu (10/03/2018).

Asrul Alfaresa selaku ketua supporter SMAN 3 Palopo saat ditemui mengaku optimis merai hadiah kategori supporter terheboh. Apabila timnya lolos ke babak final maka supporter yang akan di datangkan lebih banyak lagi dan menggunakan atribut yang lebih menarik.

 “Peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara, dengan total hadiah jutaan rupiah. Hadiah yang sangat besar untuk ukuran turnamen Se-Luwu Raya.

Berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, ada yang menarik pada turnamen ini panitia menyiapkan hadiah untuk supporter terheboh. 
Ini foto-fotonya (*Suriani)














Jumat, 09 Maret 2018

Sema Fisip Futsal Competition Resmi Dibuka, 60 Tim Siap Berlaga



PALOPO 09/03/2018 Universitas Andi Djemma Palopo (UNANDA) menyelenggarakan turnamen futsal tingkat SMA/Sederajat Se-luwu raya, bertajuk "SEMA FISIP FUTSAL COMPETITION 2018”, yang dihelat di Mangga Dua Center Palopo pada 10-11 maret 2018 pukul 09:00 wita.




(nama tim setiap grup)


Rifky Firdaus menuturkan ajang ini sebagai bentuk silaturahmi untuk mempererat tali persaudaaraan antar pelajar yang ada di luwu raya. Ditengah kesibukan siswa di sekolah, futsal sebagai turnamen hiburan alternatif yang menyehatkan, serta diharapkan siswa menjadi kuat dan berkarakter juga dapat mengembangkan bakat pelajar di bidang olahraga futsal seperti tema yang di usung.

WR III Bidang Kemahasiswaan Laola Subair,SH;MH dalam sambutannya sangat mengapresiasi lembaga kampus yang menyelenggarakan kegiatan berskala besar seperti SEMA FISIP semoga dengan kegiatan ini meningkatkan nilai jual Universitas Andi Djemma  khususnya fakultas ilmu sosial dan ilmu politik di kalangan pelajar.

Sema Fisip futsal Competition 2018 merupakan turnamen futsal kedua yang digelar SEMA FISIP UNANDA Palopo, kejuaraan ini merupakan program kerja unggulan PSDM, sekitar 60 TIM yang akan berlaga pada kejuaraan futsal ini, jauh lebih banyak dari peserta WALIKOTA CUP 2018 yang hanya 48 tim, ucap Samsul Basri selaku Ketua Umum SEMA FISIP UNANDA.

Sementara akbar salah satu peserta perwakilan Madrasah Aliyah Negeri (MAN)  Malili Luwu Timur, mengatakan bahwa ia sangat semangat mengikuti kegiatan ini.  Meskipun Mereka berasal dari daerah namun  kami optimis untuk memenangkan kompetisi ini. *lely.s

Rabu, 21 Februari 2018

Ayo!! Buruan Daftarkan Tim Futsal Sekolahmu, ingat tanggalnya

Palopo (22/02/2018)
Pendaftaran turnamen futsal “SEMA FISIP FUTSAL COMPETITION” cup II tahun 2018 akan dibuka, kejuaraan futsal antar pelajar tingkat SMA/SMK se-Luwu Raya, yang dilaksanakan oleh senat mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas andi djemma palopo, nantinya akan dilaksanakan di lapangan futsal mangga dua center palopo, 10-11 maret 2018 mendatang.

Pendaftaran yang di buka mulai minggu 25 februari hingga 08 maret 2018 mendatang, di sekretariat sema fisip, kampus I unanda, Jln. Sultan Hasanuddin no 13 kota palopo.




Mahasiswa Fisip Unanda akan  masuk ke sekolah-sekolah tingkat SMA/SMK yang ada di Luwu Raya, untuk melakukan sosoalisasi terkait kegiatan ini, agar banyak tim yang turut berpatisipasi.

Dengan uang pendaftaran sebesar Rp 250 ribu per tim, kejuaraan futsal ini memperebutkan total hadiah jutaan rupiah, piagam plus tropi untuk juara I-III.

Rifky, sebagai ketua panitia kegiatan sema fisip futsal competition cup II tahun 2018 ini, menuturkan kegiatan tersebut merupakan program tahunan sema fisip unanda sebagai ajang silaturahmi antar pelajar se-Luwu Raya,


"Segera daftarkan tim futsal terbaik sekolahmu untuk mengikuti sema fisip futsal competition tahun 2018 ini, semoga nantinya dengan diadakannya kejuaraan futsal tingkat pelajar dapat membina dan memunculkan bibit-bibit atlet futsal berbakat yang ada di Luwu Raya," ujar Rifky.

Sabtu, 10 Februari 2018

SEMA FISIP UNANDA AKAN MENGGELAR TURNAMEN FUTSAL ANTAR PELAJAR SE-LUWU RAYA


Palopo,10/02/2018 - senat mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (SEMA FISIP) UNANDA kembali akan menggelar turnamen futsal antar pelajar SMA/SMK sederajat se Luwu raya yang dimana pada tahun 2017 kemarin  SEMA FISIP sukses menyelenggarakan turnamen tersebut.


Menurut koordinator divisi PSDM,Fitria Salmi, mengatakan bahwa kegiatan ini nantinya akan menjadi ajang silaturahmi antar pelajar SMA/SMK sederajat SE-LUWU raya sekaligus menjadi event perkenalan universitas andi djemma terkhusus  fakultas ilmu sosial dan ilmu politik kepada pelajar SMA/SMK sederajat Luwu raya.

Kegiatan ini sendiri nantinya akan kembali dilaksanakan di kota palopo.


Ketua SEMA FISIP, Samsul Basri, mengatakan bahwa semoga dengan diadakannya kegiatan ini mampu menjadi wadah untuk mengasah bakat para pelajar terkhusus  pada bidang olahraga ,dan kami berharap agar nantinya peserta yg mengikuti kompetisi ini mampu bersaing secara sehat dan menjunjung tinggi sportifitas demi lancarnya kegiatan ini. *Asr

Jumat, 02 Februari 2018

VIRAL: Mahasiswa Unanda sedang Final test tiba-tiba plafon ruang kuliah runtuh


Jumat 2 februari 2018,Palopo di guyur hujan deras yg mengakibatkan runtuh nya plafon ruang kuliah fakultas hukum lantai 3 kampus unanda dan bocor nya plafon ruang belajar mahasiswa Fisip yg di aliri air hujan di lantai 1 yang mengakibatkan beberapa mahasiswa berhamburan keluar dari ruang kelas untuk menyelamatkan diri

Menurut ismail abdillah (20) salah satu mahasiswa Fisip ketika dimintai keterangan di tempat kejadian,mengatakan bahwa pada saat  kami sedang melangsungkan final test tiba" air dengan deras masuk dari sela-sela plafon dan mengguyur ruang kelas yg kami tempati

"sehingga proses final test kami terpaksa di hentikan oleh dosen pengawas dikarenakan takutnya plafon akan ambruk susulan," lanjutnya




Sementara di beberapa titik terlihat air yg tergenang di lantai 1 akibat plafon yg bocor

Sedangkan pada lantai 3 plafon di ruangan tersebut runtuh dan menimpa mahasiswa pada saat berlangsung nya final test

Menurut Ifa Amir mahasiswa fakultas hukum saat di tempat kejadian mengatakan bahwa pada saat kami sedang Final test tiba-tiba salah satu palfon dari ruangan yg kami tempati jatuh dan di ikuti dengan jatuh nya plafon yg lain dan mengakibatkan teman saya di larikan ke Rs akibat tertimpa reruntuhan plafon


Sampai saat ini beberapa mahasiswa hanya mengalami luka ringan dan satu org yg masih di bawah perawatan medis. *ASR

Minggu, 21 Januari 2018

SEMA FISIP UNANDA PALOPO SIAPKAN PULUHAN KADER SEBAGAI PEMIMPIN


 Palopo, 22/01/2018 Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andi Djemma Palopo (SEMA FISIP UNANDA) menggelar Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) pada Minggu 21/01/2018 kemarin di Gedung Aula Kodim.

LKM ini diberi tema "Membangun jiwa pemimpin yang berkarakter, beretika, disiplin dan sadar akan tanggung jawab". Ketua Sema Fisip, Samsul Basri menyebutkan, kegiatan ini bukan hanya kegitan yang condong kepada bagaimana mendapatkan sertifikat agar nantinya ada penunjang untuk penyelsaian study. 

Tapi lebih kepada banyak serapan ilmu pengetahuan yang tidak didapatkn di kampus namun itu didapatkan pada kegiatan LKM. Tujuan dari pada diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk membekali para pengurus baru/calon pengurus Organisasi Mahasiswa dalam menjalankan Organisasi ke depan.

"Semoga peserta dapat memupuk sifat karakter pemimpin yang berkarakter, beretika, disiplin dan sadar akan tanggung jawabterhadap lembaga sesuai tema yang diusung,"  
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa Fisip mulai dari angkatan 2015 hingga 2017 yang dilaksanakan mulai tanggal 21-23 januari 2017.





Pada kesempatan lain Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang akrab disapa Ibu Darma sangat mengapresiasi panitia yang sukses menyelenggarakan kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi mahasiswa, beliau berharap agar materi yang didapatkan mahasiswa dapat diimplementasikan dengan baik.

Richar selaku ketua panitia LKM berharap agar peserta tetap mengikuti kegiatan dengan tertib dan aman karena kegiatan ini berlangsung selama 3 hari.

         Dan kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya mengembangkan kemampuan dari segi teori dan praktik menjalankan Organisasi Kemahasiswaan. Dalam kegiatan ini peserta diberikan pengetahuan yang mengarah kepada sikap dan prilaku organisator yang matang dan tangguh menghadapi persoalan.

 Sampai pada akhirnya proses kaderisasi seperi ini dapat berjalan secara berkesinambungan. Demi menciptakan sinergi antar civitas Organisasi Kemahasiswaan di UNANDA khususnya di FISIP sendiri tutup Richar. *satriawan

Sabtu, 09 Desember 2017

Siap Sukseskan 2 Kegiatan, Sema Fisip Unanda Lakukan Penggalangan Dana

fisipunandapalopo.blogspot.com
Palopo, 10/12/2017 Pengurus harian Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  Universitas Andi Djemma (SEMA FISIP UNANDA), melakukan penggalangan dana di Car Free Day Kota Palopo.

 



Penggalangan dana itu ditujukan untuk merealisasikan salah satu program kerja tahunan yaitu Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM).

Dengan menjual es serut melon dan bubur kacang ijo, sangat cocok untuk sarapan pagi. hal ini dilakukan karena pengunjung CFD cukup banyak, bertepatan dengan jalan sehat dan deklarasi salah satu pasangan Calon walikota dan wakil walikota palopo.

Juga dimeriahkan artis lokal Evi masamba dan Windi idol, serta banyak hadiah dan hiburan lainnya. "kami tidak menyia-nyiakan cfd kali ini yang pengunjungnya cukup banyak dibandingkan hari-hari minggu biasanya, jadi kami manfaatkan untuk penggalangan dana" tutur Richar selaku ketua panitia LKM.

Disisi lain saat ditemui, Samsul Basri selaku katua umum sema fisip mengungkapkan "ada dua agenda yang akan kami lakukan dalam waktu dekat ini. Pertama dalam rangka perayaan hari Natal kami melakukan bakti sosial di gereja, kedua program tahunan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa".

Dengan dua agenda besar tersebut jika hanya mengandalkan dana dari kampus tentunya tidak cukup, sehingga mereka melakukan penggalangan dana. * (saso)

Rabu, 18 Oktober 2017

Mubes Sema Fisip Ke - XVI, Samsul Basri Terpilih Jadi Ketua Senat.

18 / 10 / 2017

Selasa 17 oktober 2017 senat mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik gelar musyawarah besar ke - XVI

Tahun ini musyawah besar ke - XVI di ikuti sebanyak 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa ( i ) Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik.

Setelah di buka resmi oleh bapak wakil rektor III universitas andi djemma palopo di Aula kampus A Unanda.

Proses musyawarahpun berlangaung damai dan tertib. Semuanya di putuskan dengan mufakat.

Tepat pada pukul 04.30 sidang pleno ke 4, yakni pemilihan ketua senat. Samsul basri yang akrab di sapa Adhi bo berhasil terpilih menjadi ketua senat baru periode 2017-2018.

Adhi bo dalam sambutannya pada saat terpilih mengatakan sangat berterima kasih kepada seluruh mahasiswa - mahasiswi FISIP yang telah memberi amanah kepada saya.

Semoga dalam satu tahun periode kedepan. Kita terus solid serta bekerjasama dalam membesarkan organisasi kita. ( ujarnya )



Rabu, 27 September 2017

Fisip 2017 Siap Unjuk Bakat, Dalam Acara Panggung Expresi Seni Kader

28/09/2017

Setelah melaksanan kegiatan FAMILY GHATERING selama 3 (tiga) hari di buntu matabing, kecamatan larompong kabupaten luwu tempo hari.

Kini senat mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik ( SEMA FISIP ) menggandeng angkatan baru 2017 dalam menggelar PANGGUNG EXPRESI SENI KADER pada hari minggu 30 september 2017 mendatang, di pelataran kampus A unanda.

Angkatan muda 2017 fakultas ilmu sosial dan ilmu politik, selaku panitia pelaksana nampak serius dalam mempersiapkan acara tersebut.

Dengan mengangkat tema " Warna - warni angkatan muda 2017" .  Melalui acara tersebut  angkatan muda 2017 fakultas ilmu sosial dan ilmu politik akan lebih banyak menampilkan pertunjukan karya seni seperti. tari etnis, parodi, stand up comedy, vocal group, nyanyi solo, musikalisasi puisi, orasi ilmiah, pameran foto, dancer dan masih banyak lagi.

Salah satu pengurus senat mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik ( SEMA FISIP ), Samsul basri atau yang akrab dengan sapaan Adhibo, mengatakan.

Bahwa tujuan dari kegiatan ini Selain sebagai wadah silaturahim mahasiswa - mahasiswi, alumni serta dosen fakultas ilmu sosial dan ilmu politik.

juga bertujuan untuk mengangkat potensi mahasiswa - mahasiswi yang mempunyai bakat khususnya di bidang seni. Ujarnya

Pria tampan namun masih jomblo ini juga mengungkapkan bahwa  dengan adanya  kegiatan seperti ini, di harapkan bisa menjadi dasar adik - adik untuk mengasah skil atau kreatifitas, demi menunjang proses kaderisasi yang mempuni dalam internal SEMA FISIP dan UNANDA pada umumnya.

Sementara itu ketua panitia ismail bin mail, sangat bangga dan mengapresiasi  kakak - kakak senior yang telah banyak memberikan pelajaran serta pengalaman baru bagi kami. Ujar ismail




Sabtu, 26 Agustus 2017

Tagline Save Seko Antarkan Sema Fisip Juara 1 Lomba Grafity

26/08/2017

Dalam Acara Anniversary facebookers kota palopo  ke - 6. Yang di selenggarakan di pelataran gedung saodenrae pada tanggal 25 - 26 agustus 2017.  SEMA FISIP berhasil menjadi juara 1 dalam lomba Grafity.

Sema fisip yang di wakili oleh Arifin Zainuddin Laila, Yusuf, Kamal Aksan, Vredi, dan Ipul sulkarnain. Berhasil membawa pulang tropi, sertifikat dan uang tunai sebagai fasilitas pemenang lomba.

Salah satu alasan Dewan juri memilih SEMA FISIP karna dalam gambar tersebut banyak menyimpan makna serta pesan tersendiri.

Tagline SAVE SEKO juga ikut termuat dalam lukisan tersebut dan berhasil menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang sempat hadir pada malam itu.

Yusuf salah satu perwakilan Sema fisip pada hari sabtu 26/08/17 mengatakan bahwa, kami sangat bangga, karna karya kami bisa mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan.

Dan juga saya berterima kasih pada panitia pelaksana, yang telah menggelar acara seperti ini. Sehingga bakat - bakat yang dimiliki masyarakat kota palopo dapat tersalurkan. Ujar Yusuf.


Senin, 21 Agustus 2017

Bahwa Ia Juga Harus Merdeka

Oleh : angga mayolus

Bahwa ia juga harus merdeka adalah suatu pemahaman yang memiliki sifat dasar yang meragu, ada stigma yang terjadi dalam kemerdekaan individu,berkelompok,berbangsa dan bernegara .
Kata "iya juga" menandakan ada distorsi antara perbedaan jenis dan dua sisi yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan kebenaran dan kemerdekaannya.
Bagaimana dengan konsep demokrasi dalam mencapai suatu kemerdekaan berbangsa dan bernegara,

bagaimana dengan negara negara tetangga,seperti singapura, malaisya, republik rakay china, yang kenyataannya telah merdeka tanpa menegakkan demokrasi sepenuhnya, ? Yaa itulah konsekuen konstitusi negara dalam memerdekakan masyarakat indonesia dengan dahlil demokrasi kenyataannya toh dengan memakai dahlil demokrasi tetapi demokrasi itu di pakai oleh mayoritas saja di salah gunakan oleh mereka yang sifatnya patriarkis, Apakah demokrasi itu harus berlandaskan mayoritasnism ? Ataukah kegentingan oleh para patriarkis atau patriarkis yang sedang dalam kegentingan ?

di indonesia sendiri 2 hari lagi masyarakat akan mengulang kembali (1945 - 2017)
Merasakan moment perayaan kemerdekaan dan melaksanakan kegiatan kegiatan dalam panggung kenerdekaan walaupun merayakannya pun dengan cara masing masing yaa itulah budaya  demokrasi yang merdeka.(sampai kapan negara harus berdiri dilubang yang sama).

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan pada saat pena dan kopi masih sama sama berada saat perayaan kemerdekaan yang ke- 71 kemarin .
Kembali ke kepala tulisan, kata "iya juga" adalah kata yang menunjukkan bahwa ada peristiwa yang tersembunyikan dalam pemahaman kemerdekaan indonesia saat ini ,maksud penulis adalah peristiwa sejarah peradaban yang terletak pada telapak tangan manusia yang patriarkis,feodal dan berkoloni tentang perbudakan dan pelecehan terhadap kaum perempuan, mau itu soal APBN, perusahaan perusahaan kapital, politik identitas, jabatan, budaya dan konstitusi negara.

5 bulan yang lalu media mempublikasikan woman march yang ada di jakarta(4 maret 2017) semua kalangan perempuan menempatkan hak haknya atas ketidak adilan yang mereka jalani selama peradaban membuat sejarah, di hadapan dan di tengah tengah usus bumi,
Feminisme adalah sinopsis dari konstruksi besar ketidakadilan. Hanya pada pengalaman perempuanlah seluruh praktik diskriminasi membekas. Seorang perempuan tidak lahir merdeka. Ia lahir dalam stigma bahwa ia berkedudukan di bawah laki-laki. Bahwa ia bukan penyandang hak politik. Bahwa ia bukan pengucap ayat-ayat surga. Bahwa ia bukan pemikir rasional. Bahwa ia harus submisif dalam seks. Bahwa ia jg harus merdeka,

Saya pernah membaca di salah satu website jurnal perempuan tentang, Bagaimana dengan seorang perempuan yang lesbian berkulit hitam dan mempunyai seorang anak 4 yang tinggalnya di jerman ? Ada berapa banyak penderitaan yang dia alami,sebagai seorang perempuan dia hadir ditengah tengah mayoritas kulit putih, hadir sebagai lesbi pada politik heterogen, sebagai perempuan hadir sebagai janda dia harus menghadapi problem ekonomi dan masih banyak lagi, dengan kata lain 1 tubuh perempuan segala jenis ketidak adilan beroprasi pada pengalaman tubuhnya.

Sesungguhnya, pada tubuh perempuan, melekat seluruh jenis ketidakadilan ekonomi, politik, seksual, hukum, kultur, teologi hingga perda-perda misoginis(orang yang membenci wanita), diskriminasi itu membuat kita buta huruf tentang peradaban. Perempuan tak lahir merdeka. Ia lahir untuk memerdekakan dirinya.

Ketajam feminim pun melihat sistem yang terdapat pada perusahaan yang bekerja sama dengan negara dan menjadikan bahan politik untuk mencapai legitimasi bernegara ,seperti kejadian yang di hadapkan kepada sang ibu yang hamil saat palpasi(perabaan terhadap janin yang ada di rahim) digantikan dengan ultrasonografi USG ( teknologi perusaan yang dibuat oleh konsep laki laki yang patriarkis mempunyai alat yang beroprasi pada rahim ibu), juga seorang genocology seorang laki laki dan dokter bayi pun seorang laki laki yang patriarkis, 3 orang laki laki patriarkis beroprasi dalam rahim ibu.

Setelah anak lahir itu di catat dan di atur oleh rumah sakit lalu ke negara dengan rezim pembatasan penduduk,
bisa di pastikan bahwa politik yang patriarkis sudah ditanamkan di rahim ibu.
Melihat kondisi masyarakat saat ini sedang menikmati rezim yang di tawarkan oleh sistem yang rusak, dan pemerintah daerah maupun pusat juga andil dalam perumusan kebijakan yang sifatnya patriarkis.

Belajar dari tokoh seperti charol gilligen yang menawarkan konsep etika kepedulian pada tatanan masyarakat yang berbudaya dan bernegara dalam mencapai keadilan yang merata.
Pemikiran-pemikiran tentang manusia dari berbagai perspektif mengundang
reaksi dengan mempertentangkannya melalui pemikiran yang baru.

Carol Gilligan, salah seorang psikolog dan feminis Amerika, menyatakan bahwa terdapat bias laki-laki dalam psikologi moral. Dalam bukunya Gilligan (1993: 18-23) “in a Different
Voice” yang diterbitkan tahun 1982, mengkritik Kohlberg karena seluruh subjek yang digunakan Kohlberg adalah laki-laki, dianggap tidak mempertimbangkan
perbedaan sosialisasi seorang anak perempuan dan laki laki dalam budaya manusia.
Laki laki secara tradisi terkondisi menjadi otonom dan bebas, sementara perempuan
diandaikan menjadi makhluk yang tergantung dan pasif.

Tak ada keadilan bila tanpa kepedulian, adakah laki laki berjabat berlegitimet dan memiliki identitas, yang siap membunuh kelas arogansinya dalam mengadopsi(karena tidak bisa melahirkan) konsep feminim etis dalam setiap kultur  alam bawa sadar idenya.

#merdekahlah dan berterimah kasihlah kepada sipemberi kasih sayang.

Pengaruh Globalisasi Terhadap Pergeseran Budaya Lokal

Oleh : aswar saputra
Globalisasi adalah suatu proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk-produk pemikiran dan aspek budaya lainnya. Dengan demikian setiap individu berhak mengadopsi Pemikiran dan kebudayaan manapun dan apapun itu, bebas bertindak melalui hak sipil (Hak Asasi Manusia) yang dimiliki, lalu menimbulkan pro dan kontra dalam lingkungan masyarakat yang majemuk dan berujung pada ketimpangan sosial terhadap kebudayaan lama oleh kebudayaan baru adalah peroses modernisasi

Pengadopsian pemikiran/paham kebudayaan baru tidak jarang menimbulkan pertentangan di lingkungan masyarakat kontemporer. sebagian masyarakat dengan cara-cara yang dan kebiasaan yang lama pula akan mendapatkan kata katro, nora, dan ketinggalan zaman oleh penganut terbaharu di zaman yang baru ini (modernisasi)

Menurut Moentjaranigrat Modernisasi adalah usaha untuk hidup dengan zaman dan konstelasi dunia sekarang.
Modernisasi merupakan proses perubahan terhadap sistem ekonomi, sosial dan politik yang berkembang di Eropa Barat dan Amerika Utara dari abad ke-17 sampai ke-19 yang kemudian menyebar ke negara-negara Eropa lainnya. Perubahan tersebut juga terjadi di Amerika Selatan, Asia dan Afrika pada abad ke-19 dan ke-20.Teori modernisasi fokus pada cara masyarakat pramodern menjadi modern melalui proses pertumbuhan ekonomi dan perubahan struktur sosial, politik dan budaya. Masyarakat modern adalah masyarakat industri yang di

Rovolusi industri itu sendiri terjadi pada priode tahun 1750-1780 dimana terjadinya proses perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, teknologi, serta memiliki dampak yang besar pada sektor ekonomi, sosial dan budaya. Telah Di gandrungi oleh bangsa-bangsa eropa pada saat itu dan di ikuti oleh jepang pada tahun 1866 melalui restorasi meiji di Jepang sebagai perwakilan Asia untuk Mengejar ketertinggalannya dari bangsa eropa. Hal tersebut pula yang menimbulkan anggapan oleh bangsa indonesa tentang bangsa jepang di pandang setara kedudukannya dengan bangsa eropa dan jelas tahun pada 1750 atau tahun 1866 indonesia masih dalam masa penjajahan.

Sejak terjadinya revolusi industri, sejak itu pula semakin mempermudah negara-negara maju untuk menyalurkan produk-produknya keseluruh dunia sebagai manifestasi dari globalisasi yang menghasilkan ketergantungan (interpendensi). Produk pemikiran/paham, kebudayaan yang di hasilkan akan meramba pada kebudayaan-kebudayaan lokal yang menyebabkan selalu terjadinya ketimpangan sosial hingga kini dan menjadi perdebatan panjang di lingkungan adat, agamais, politicus, budayawan, serta pergesekan pada politik bernegara.

Memaknai definisi dari Globalisasi. Artinya hal tersebut telah terjadi di Indonesia pada periode tahun 1000 an. Di tandai sejak perdagangan internasional yang di lakukan oleh kebangsaan China, india, Arab, portugis, spanyol, inggris, belanda, jepang dll. Perdagangan internasional yang dilakukan juga menghasilkan perubahan kebudayaan-kebudayaan lokal secara signifikan dalam lingkungan adat dan agama atau politik dan ekonomi. Masing-masing memberikan pengaruh dan senjata perekonomian pada era colonial serta senjata politik di zaman modernisasi kini yang berorientasi keoada politik ekonomi bangsa Asing.

Proses modernisasi yang terjadi di Indonesia hingga hari ini sangat berpengaruh pula pada kehidupan bernegara di Repuplik Indonesia, ditandai dengan kurangnya proses-proses kesukuan, peradatan, ke agamaan yang sifatnya berkebudayaan lokal dan tradisional kini sangat minim di di indera.
Semua telah diambil alih oleh budaya-budaya Asing pada sektor ekonomi, polik, agama, sosial yang mendikte hak-hak sipil (HAM).

Salah satu contoh kebudayaan masyarakat republik indonesia aadalah gotong royong yang kini telah jarang di temukan setelah berlakunya produk revolusi industri untuk menggirik prilaku manusis ke sifat individualistik dan pragmatis. "Dengan slogan lebih cepat lebih baik" tanpa kesejahtraan rakyat sebagai bahagian dari cita-cita UUD Negara Republik indonesia.
Orang-orang enggan lagi bertatapan rupa sejak berkembanganya ilmu pengetahuan trhknologi. Kekatroan, kenoraan, dan ketertinggalan yang di lontarkan mengadopsi ketergantungan pada aspek pembangunan di segala lini dan golongan masyarakat.

Pada kesempatan kali ini, tulisan diatas sengaja di buat untuk memberikan sedikit gambaran tentang pengaruh globalisasi terhadap budaya-budaya lokal indonesia, mengenai pergeseran budaya lokal yang di sebabkan oleh budaya asing pada sektor politik, ekonomi agama, sosial dan budaya yang sangat berpengaruh dalam kehidulan bernegara.


Minggu, 13 Agustus 2017

Komitmen Untuk Sportif

Oleh : Aswar Saputra

Duduk menikmati akselerasi jaringan wifi yang di sediakan dirumah sahabat adalah ketenangan yang cukup nikmat, meskipun terdengar keributan yang melahap gendang telinga namun dapat di atasi oleh cerutu yang tidak lama lagi menjadi puntung.( jangan takut ngerokok) memang saat seperti inilah larangan merokok rasanya hanya sebuah hoax untuk melemahkan pendapatan negara.

Saat menyambungkan wifi yang di beri nama oleh pemiliknya (komitmen),maka anda akan merasa komitmen untuk duduk di tempat selama berjam-jam lamanya. Tapi saya yakin bukan itu maksud dari sang pemilik untuk pemberian nama tersebut, entah apa lagi yang di maksudkan oleh pemilik dari kata Komitmen itu???  Kalau boleh berpendapat komitmen yah,, kesiapan untuk mempertanggung jawabkan atas apa yang telah di rencanakan. Saya tidak harus membuka KBBI atau Browsing Mbah GOOGLE namanya juga berpendapat, asal jangan mencolek Mbah SARA.

Sungguh dahsyat keberadaan alat penghubung yang satu ini, sungguh luar biasa revolusi teknologi yang terjadi berkat kemampuannya bisa menenagkan khalayak. Yang cerewet bisa jadi diam, yang pendiam jadi semakin tenang mengakibatkan ruangan menjadi senyap layaknya Gusdur saat bertutur berefek pada pendengar menjadi diam menyimak dan terkadang tiba-tiba tertawa.

Berkhat ketenanganlah yang memicu nafsu saya untuk menulis.karna merasa kurang fres untuk menuliskan hal-hal yang menarik seperti yang Netizen inginkan tentu mengenai Politik, Ekonomi, apalagi kalau soal Agama sudah pasti saya mendapatkan puluhan, ratusan jempol di kolom pemberitahuan. Namun saya tidak memilih ketiga tema tersebut dikarenakan POLITIK bahasannya Atas-Bawah, EKONOMI efeknya Sensitif, apalagi  kalau AGAMA saya rasa Lakum Dinukum Waliyadin. Itu menurut saya berdasarkan pengalaman dan pengamalan.

Adapun pendapat dari Plato, politik adalah upaya untuk membahas dan menguraikan berbagai segi kehidupan manusia dalam hubungannya dengan negara. Ia menawarkan konsep pemikiran tentang manusia dan negara yang baik dan ia juga mempersoalkan cara yang harus ditempuh untuk mewujudkan konsep pemikiran. Baginya manusia dan negara memiliki persamaan hakiki. Oleh karena itu, apabila manusia baik negara pun baik dan apabila manusia buruk negara pun buruk. Apabila negara buruk berarti manusianya juga buruk, artinya negara adalah cerminan mansuia yang menjadi warganya. Dalam suatu negara terdapat pemerintahan yang menjalankan tugas kenegarahan untuk mensejahtrakan rakyat atau stokhoulder.

Apabila berlandaskan dengan ilmu pemerintahan yang telah saya ketahui dapat kita konsepkan stratanya yaitu PEMERINTAH-SWASTA-RAKYAT. dan yang menjadi perebutan adalah kelas sosial untuk mendapatkan penghargaan dan aktualisasi diri yang sifatnya relatif kadang diats dan kadang dibawah, sekali naik langsung meluncur, sekali anjlok akan tertimbun. Yah,, mirip-mirip dengan pengusaha sekali untung akan menambah kas, sekali bangkrut maka akan tertimbun hutang. Jadinya Gali Lubang Tutup Lubang, pinjam Uang-Bayar hutan(g) demi meningkatkan kelas sosial dan penghargaan diri.

Tradisi tersebut terjadi sampai tujuh turunan pun tidak akan lenyap, namanya juga tradisi pasti akan dilaksanakan secara turun temurun. Memperebutkan Jabatan untuk peningkatan Clas adalah laga yang paling bergengsi melebihi ketegangan pertandingan El Clas-ico. Harusnya kan tidak ada jabatan yang mesti di bela mati-matian, kecuali Piala kemenangan yang SPORTif dan penghargaan pemain terbaik di elclasico. Seperti itulah pertarungan dalam persepak bolaan apabila menang dalam pertarungan maka akan berada di posisi podium tertinggi, jika tidak menang maka akan merugikan penonton yang kalah taruhan. Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka jika kalah dalam taruhan haruslah siap untuk membayarnya, sebab efeknya sensitif. gengsi pun menjadi gede. hampir-hampir miriplah dalam perpolitikan.

Disamping itu juga terdapat persamaan yang harus kita pahami antara politik yang diungkapkan oleh plato dengan politik persepak bolaan yang sering kita tonton adalah keseriusannya dalam menciptakan generasi-generasi yang berbakat atau belanja pemain handal pada musim transfer. Sebab apabila memiliki pemain berbakat dan handal maka 95% akan terwujud sportifitas saat di lapangan hijau.

Wisss, sampai detik ini saya masih duduk di tempat yang sama, sunggu luar biasa betul keberadaan alat penghubung wifi ini, sesuai dengan namanya Komitmen, berhasil mendudukan saya di kursi yang agak peot ini, hanya karna nafsu untuk mengotak atik pikiran di layar dan menghabiskan rokok sebatang demi sebatangu. Semoga apa yang telah terjadi dapat bermanfaat bagi diri saya. Kalau untuk orang lain say serahkan sepenuhnya kepada anda untuk mencari hikmanya jika ada.